Silakan Ketikkan Apa yang Anda Cari....

Memuat...

Sabtu, 06 Oktober 2012

Kesehatan dalam Perspektif Islam

PENDAHULUAN
Manusia diciptakan di dunia ini untuk menjadi khalifah dan beribadah kepada Allah S.W.T. Namun, kedua fungsi tersebut tidak akan bisa terlaksana dengan baik, tanpa adanya kesehatan yang dimiliki oleh setiap manusia. Melihat pentingnya kesehatan tersebut, islam memiliki pandangan (perspektif) tersendiri tentang kesehatan.
Al-Qur’an dan hadist yang merupakan pedoman hidup bagi orang yang beriman banyak menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan kesehatan, baik itu berupa oerintah, anjuran, ataupun larangan. Banyaknya penjelasan yang terdapat dalam kedua pedoman hidup ini seakan-akan menunjukkan bahwa betapa pentingnya sebuah arti kesehatanbagi seorang manusia..
Oleh karena itu, dalam makalah yang merupakan rangkuman dari berbagai referensi ini akan dijelaskan tentang pandangan (perspektif) terhadap kesehatan dengan menggunakan kacamata keislaman. Dengan makalah ini diharapkan kita lebih mengetahui tentang pentingnya sebuah kesehatan berdasarkan pendapat islam dan fungsi dari kesehatan itu sendiri terhadap dua tujuan dan tugas utama manusia sebagai hamba Allah di muka bumi ini.








BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Sehat
Sehat biasanya diartikan sebagai suatu keadaan  yang baik bagi seluruh anggota tubuh, dan dapat  menjalankan fungsinya. Dalam Munjid al-Thulab, Fu’ad Ifram al-Bustamy berpendapat bahwa sehat adalah hilangnya penyakit, dan berarti pula sesuatu yang terbebas, dan selamat dari segala yang tercela. (4)
Kesehatan biasanya juga mempunyai dua pengertian, yaitu kesehatan jasmani yang kemudian diistilahkan dengan kata sehat, dan kesehatan rohani yang diistilahkan dengan kata afiat. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata afiat dipersamakan dengan kata sehat. Afiat diartikan sebagai sehat dan kuat, sedangkan sehat diartikan sebagai keadaan baik pada segenap badan serta bagian-bagiannya bebas dari sakit. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sehat merukan lawan dari sakit, dan afiat diartikan sebagai sehat yang sempurna (al- shihah al-tammah) dan berati pula kuat dan tegap. (2,4)
Dari berbagai pengertian tentang kesehatan sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa yang dimaksud dengan kesehatan jasmani adalah baiknya keadaan seluruh anggota dalam menjalankan fungsinya, sedangkan yang dimaksud dengan kesehatan rohani atau kesehatan mental yaitu keadaan seseorang yang terhindar dari gangguan-gangguan jiwa (neurose) dan dari gejala-gejala jiwa (Psychose). (2)
Pengertian sehat sesuai dengan UU No. 23 tentang Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa, dan sosial yang memungkinkan setiaporang hidup produktif secara sosial dan ekonomis. (5)
B.     Pentingnya Kesehatan Menurut Islam
Manusia diciptakan di muka bumi ini bukan tanpa alasan dan tujuan yang jelas dari sang khalik Allah azza wa jalla. Salah satu tujuan penciptaan manusia adalah untuk menjadi khalifah di muka bumi ini, ini sesuai dengan firman Allah dalam surat Al-Baqarah ayat 30. Namun, tujuan penciptaan manusia tidak cukup hanya pada hal tersebut, tetapi ada misi lain yang harus dilakukan oleh setiap manusia selama mengarungi kehidupan di muka bumi ini, misi tersebut adalah beribadah dan mengabdi secara total kepada Allah S.W.T.  semata . Hal ini sesuai dengan firman-Nya dalam suran Az-Zariyat ayat 56 yang artinya: “tidak aku ciptakan jin dan manusia, kecuali untuk beribadah kepadaku”. (1,2)
Melihat kepada dua tujuan penciptaan manusia sebagaimana yang telah dijelaskan diatas, maka hal penting yang akan menunjang terlaksananya kedua fungsi tersebut adalah kesehatan. Oleh karena itu, kesehatan merupakan hal yang penting bagi manusia dalam menjalankan kedua fungsi penciptaannya. Islam sendiri sangat memperhatikan segala hal tentang kesehatan, hal ini dibuktikan dengan banyak ayat dan hadist yang menjelaskan tentang pentingnya sebuah kesehatan. Dari penjelaskan diatas, dapat disimpulkan bahwa yang menjadi dasar pemikiran mengapa kesehatan menjadi hal yang sangat diperhatikan adalah sebagai berikut. (2,4)
1.      Lemah dan kuatnya seseorang dalam melakukan suatu ibadah tergantung pada kesehatannya.
 Orang yang memiliki kesehatan yang baik akan memiliki kekuatan yang lebih dari orang yang sakit. Sedangkan orang kuat itu lebih disukai di sisi Allah daripada orang yang lemah, sebagaimana sabda rasulullah yang artinya: “Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disayangi Allah daripada mukmin yang lemah” (HR. Muslim). (2,4)
2.      Minimnya pengetahuan dan perhatian muslimin terhadap ilmu kesehatan
Islam yang pernah berjaya dengan segala bidang ilmu pengetahuannya, terkhusus di bidang kesehatan, sekarang hanya tinggal kenangan. Salah satu penyebab kemunduran ini adalah kurangnya pengetahuan dan perhatian umat islam terhadap ilmu kesehatan. Oleh karena itu, ilmu kesehatan dijadikan hal yang penting untuk mengembalikkan dan memajukan peradaban muslimin. (2)
3.      Al-Qur’an sebagai pedoman hidup (way of life) manusia di muka bumi ini banyak berisi perintah untuk hidup sehat.
Perintah dan tuntunan untuk hidup sehat dalam A-Qur’an sangatlah banyak . tuntunan ini dimulai dari masalah bersuci, mandi, berpakaian, makanan, dan hampir segala aspek kehidupan sudah diatur oleh Al-Qur’ankuntuk mencapai sebuah kata yang mempunyai makna penting yaitu kesehatan. (2,4)
C.      Ajaran Islam tentang Kesehatan
Al-Qur’an sebagai kitab suci dan hadist Rasulullah yang keduanya merupakan petunjuk bagi semua makhluk Allah. Kedua hal tersebut  mengandung banyak hal tentang ajaran islam yang mengenai tentang kesehatan. Diantara ajaran tersebut adalah sebagai berikut. (2,4)
1.       Perintah hidup bersih
Islam memerintahkan umatnya untuk hidup bersih, karena kebersihan merupakan langkah awal untuk memperoleh kesehatan. Contoh ayat yang menjelaskan tentang hidup bersih adalah surah Al-Mudatsir ayat 74 yang artinya “ ......dan bersihkanlah pakaianmu dan tinggalkanlah segala macam kotoran”. Dan contoh hadist yang memerintahkan umat muslim untuk hidup sehat adalah “Adakah merupakan hak atas seseorang muslim ketika mandi dalam seminggu, agar sehri daripadanya ia membasahi kepala dan seluruh badannya” (muttafaqun ‘Alaih) . (1-3,4)
2.      Perintah  untuk memakan makanan yang baik dan halal serta tidak berlebihan.
Salah satu contoh yang ajaran islam yang berhubungan dengan kesehatan adalah perintah untuk memakan makanan yang baik dan halal serta tidak berlebihan. Contoh ayat yang menjelaskan tentang hal ini adalah surah al-Baqarah ayat 168 yang artinya: “wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan jangan kamu mengikuti langkah-langkah syaitan, karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (1-3,4)
3.      Perintah untuk menjaga kesucian lahir dan bathin
Bentuk ajaran islam yang selanjutnya, yaitu perintah untuk menjaga kesucian baik itu secara lahiriah, maupun bathiniyah. Ajaran ini penting buat kesehatan, karena untuk memperoleh kesehatan kita harus suci ataupun bersih dari segi jasmani, dan  dari segi rohani ataupun jiwa (psikis). Contoh ayat yang menerangkan tentang hal ini adalah ayat 195 dari  surah al-Baqarah yang artinya: “Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (1-3,4)


4.      Larangan untuk merusak alam
Salah satu ajaran agama islam yang berkaitan dengan kesehatan adalah larangan untuk merusak lingkungan, karena kita sadari bahwa lingkungan adalah komponen penting dalam mewujudkan sebuah kesehatan. Contoh ayat yang berkaitan dengan ajaran ini adalah surah al-Baqarah ayat 205, yang artinya: “Dan apabila ia berpaling (dari mukamu) ia berjalan di muka bumi untuk mengadakan kerusakan padanya, dan merusak tanaman-tanaman dan binatang ternak dan Allah tidak menyukai kebinasaan” (1-3,4)

















BAB III
KESIMPULAN
Dari berbagai penjelasan yang didapatkan, maka jelaslah bahwa islam sangat memperhatikan masalah kesehatan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya ayat-ayat Al-Qur’an dan hadist-hadist yang menjelaskan tentang pentingnya arti sebuah kesehatan.
Kita menyadari bahwa islam menganggap bahwa kesehatan begitu penting bagi manusia, karena tanpa kesehatan dua fungsi penciptaan manusia tidak akan bisa dijalankan dengan baik. Oleh karena itu, sebagai seorang yang berprofesi sebagai dokter muslim, kita harus lebih memperhatikan kesehatan, dengan menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan  sekitar sebagaimana yang telah diperintahkan dalam A-Qur’an dan hadist Rasulullah.













REFERENCES
(1)   Al-Qur’an al-Karim.
(2)   Achmad Ghalib. Kuliah Kesehtan dalam Persfektif Islam (Slide Kuliah). Jakarta:_______;2012.
(3)   Achmad Ghalib. Ayat Kesehatan (Slide Kuliah). Jakarta:_______;2012.
(4)   Abuddin Nata. Perspektif Islam tentang Pendidikan Kedokteran. Jakarta: FKIK UIN Jakarta; 2004.
(5)   Ida Yustina. Pemberdayaan Masyarakat untuk Mewujudkan Indonesia Sehat. Nopember 2008 (cited 2012 sept 29): 7. Available from: http://www.usu.ac.id/id/files/pidato/ppgb/2008/ppgb_2008_Ida_Yustina.pdf.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar